Tasmania memang tempat istimewa yang mendapatkan relung tersendiri di dalam jiwa saya. Selama hampir dua tahun, Tasmania telah menjadi rumah bagi saya dan keluarga kecil saya

Tasmania. Pasti saat ini yang terlintas di pikiran Anda adalah Tasmanian devil – salah satu tokoh kartun berwarna hitam yang terkenal dengan suaranya yang berisik dan suka berputar-putar seperti angin tornado. Tokoh kartun ini memang terinspirasi dari salah satu binatang marsupial asli Tasmania.
Tasmania atau yang lebih dikenal dengan Tassie, terletak di daerah paling selatan Australia, merupakan satu-satunya state atau negara bagian berupa pulau yang terpisah dari daratan utama negeri kanguru dengan luas kurang dari 70 ribu km persegi. Nama Tasmania berasal dari nama seorang seorang penjelajah Belanda bernama Abel Tasman yang “menemukan” pulau ini pada abad 16. Tasmania dikenal sebagai pulau apel karena bentuk daratan utama Tasmania yang mirip buah apel. Selain itu, Tasmania juga dikenal sebagai holiday isle atau pulau tempat berlibur. Faktanya, Tasmania merupakan salah satu tempat favorit liburan bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik dari daratan utama Australia.

collage_00011
Menikmati sore di Tamar island wetland (Foto: Rishaicha)

Tasmania memang dikenal sebagai natural state yang mengedepankan sektor pariwisata sebagai salah satu produk andalan. Tidak perlu diragukan lagi, Tasmania dikenal di dunia akan keindahan alamnya. Banyak tempat di Tasmania yang masih alami dan relatif terjaga. Hampir 45% kawasan Tasmania merupakan kawasan konservasi dan taman nasional yang menawarkan panorama yang spektakuler dan keindahan yang berbeda-beda.
Tasmania memang tempat istimewa yang mendapatkan relung tersendiri di dalam jiwa saya. Selama hampir dua tahun, Tasmania telah menjadi rumah bagi saya dan keluarga kecil saya – istri dan Nusantara, the little explorer. Bersamaan dengan misi utama saya di sini untuk menempuh pendidikan S2 di University of Tasmania, banyak sekali hal yang saya alami, mulai dari ngampus, mengeksplorasi alam, bermain gamelan Jawa, menjadi minoritas sebagai muslim, mendidik anak, mengendarai mobil sendiri, hingga mengelilingi dunia.
Datang ke Tasmania merupakan awal dari banyak hal yang tak terlupakan dan tulisan ini juga merupakan mukadimah dari perjalanan dan kisah seru kami di salah satu ujung dunia ini.

Advertisements