Nudibranch termasuk biota lunak tidak bercangkang yang hidup di laut. Bagi penyelam, Nudibranch menjadi salah satu biota favorit yang dicari karena bentuk dan warnanya yang unik dan lucu.

Nudibranch terbagi menjadi dua jenis, yaitu Dorid Nudibranch dan Aeolid Nudibranch. Dorid Nudibranch memiliki insang yang terdapat di belakang tubuhnya. Sementara, Aeolid Nudibranch memiliki cerata yang menutupi punggungnya. Selain itu, Nudibranch juga memiliki Rhinophore, dua tentakel pada bagian bagian kepalanya yang seperti tanduk untuk mendeteksi makanan maupun Nudibranch lainnya.

Kebanyakan Nudibranch atau lebih dikenal dengan kelinci laut memang memiliki warna yang terang dan mencolok yang berasal dari biota lain yang mereka mangsa. Sebagai karnivora, Nudibranch memakan karang, sponge, tunikata, dan bahkan Nudibranch lainnya. Warna yang mencolok pada Nudibranch menjadi semacam strategi untuk pertahanan diri dari predator, yaitu sebagai kamuflase seperti pada Phyllodesmium yang biasanya ditemukan pada Sarcophyton. Selain itu, warna ini juga menjadi semacam tanda peringatan kepada predator bahwa Nudibranch ini beracun.

Jorunna funebris
Jorunna funebris (dotted Nudibranch) has unique pattern on its white mantle with many round or oval patches which contained spiculose papillae.

Jorunna funebris atau dotted nudibranch adalah salah satu kelinci laut yang berwarna terang dengan warna putih yang mendominasi permukaan mantelnya. Ciri khas dari kelinci laut ini adalah papillae berwarna gelap (hitam atau coklat tua) pada permukaan tubuhnya yang membentuk oval atau seperti cincin yang seperti bintik-bintik. Nudibranch pemangsa sponge ini termasuk Dorid Nudibranch karena memiliki insang pada bagian belakang tubuhnya. Unik bukan?!

Advertisements